KIAMAT
Gersang…
Bumi ini gersang, segersang otakku
Kering…
Daun itu mengering, sekering pikiranku
Kosong…
Rumah itu kosong, sekosong jiwaku
Lunglai…
Dahan itu lunglai, selunglai urat nadiku
Apakah ini azab ?
Ataukah pertanda akan kiamat?
Gelap…
Lorong itu gelap, segelap hatiku
Huh…
Akhirnya…
Dingin tanah ini…
Menyegarkan otakku
Membasahi pikiranku
Mengisi jiwaku
Mengencangkan urat nadiku
Dan akhirnya…
Dingin tanah ini…
Menelan seluruh ragaku,
Sebelum sempat kumengucap,
Selamat tinggal nerakaku,
Selamat datang surgaku.
About this entry
You’re currently reading “KIAMAT,” an entry on adityarachman.wordpress.com
- Published:
- May 28, 2008 / 12:06 am
- Category:
- PUISI DAN SYAIR
No comments yet
Jump to comment form | comment rss [?] | trackback uri [?]